Monday, December 5, 2016
Analisis Iklan L-Men
Holla semua nya. Kali ini saya akan membahas tentang suatu iklan yaitu iklan L-Men.
Siapa sih Laki-laki yang gapengen punya badan kotak kotak? siapa sih yang pengen punya badan KEKAR BEROTOT? saya sendiri pun pengen. Puengennnnnn banget hehehehehe. oke kita mulai
Belakangan ini iklan L-Men yang notabennya ada produk susu yang memberikan efek bisa membuat badan menjadi "bagus". yak dalam hal ini L-Men banyak membuat iklan yang menggunakan pria bertubuh kekar dan atletis sebagai model iklan mereka yang memamerkan bentuk tubuhnya yang kekar. dalam iklan nya slogan mereka adalah "Trust me. It works" yang membuat pria tertarik untuk membeli produk mereka. Tapi apa dengan meminum susu tubuh kita akan langsung terbentuk secara instan? bukan kah tubuh yang sehat dan bagus adalah hasil dari olah raga? yak memang harus banyak berolah raga bila ingin mendapat tubuh seperti para model iklan tersebut. tetapi L-Men membuat image Pria yang keren dan pria yang digilai wanita adalah mereka yang bertubuh kekar dan atletis. hal ini merupakan suatu pembentukan image dari mereka bahwa pria yang tampan dan keren adalah mereka yang memiliki tubuh kekar dan atletis. padahal belum tentu pria yang tampan dan digilai wanita adalah seseorang yang hanya bertubuh kekar dan atletis. jadi untuk kalian yang tidak memiliki tubuh seperti para model iklan tersebut semangatlah karena banyak faktor yang menjadikan pria itu keren dan digilai wanita dan bagi kalian yang telah digilai wanita tetapi tidak memiliki tubuh seperti model iklan tersebut berolah ragalah agar memiliki tubuh seperti mereka, karena akan mendongkrak rasa percaya diri kalian karena mindset kita saat ini adalah pria bertubuh kekar dan atletis itu tampan hehee.
sekian dulu dari saya. terimakasih dan sampai jumpa ditulisan selanjutnya.
Analisis Film SPOTLIGHT
Hai semua balik lagi nih taufiq. Postingan ini sebenarnya sudah dibuat tp ga keupload sebeumnya hehe..
sooo langsung saja ini adalah Film Spotlight. Kali ini saya akan menulis analisis saya mengenai film ini.
Spotlight adalah film drama biografi Amerika Serikat tahun 2015 yang disutradarai oleh Tom McCarthy dan diproduseri oleh Blye Faust, Steve Golin, Nicole Rocklin dan Michael Sugar. Naskah film ini ditulis oleh Tom McCarthy dan Josh Singer berdasarkan kasus pelecehan seksual terhadap anak oleh beberapa pastur gereja Katolik Roma di Boston, yang diungkapkan oleh tim jurnalis investigasi "Spotlight" dari kantor berita The Boston Globe hingga mendapatkan Pulitzer Prize for Public Service pada tahun 2003. Film ini dibintangi oleh Mark Ruffalo, Michael Keaton, Rachel McAdams, John Slattery, Brian d'Arcy James dan Liev Schreiber sebagai anggota tim jurnalis "Spotlight"
Film ini menceritakan tentang kehidupan para jurnalis yang ada saat ini. Bagaimana mereka mencari data dan informasi tentang berita yang akan diangkat. Berita atau topik yang akan diangkat juga tidak sembarangan, dalam film ini menceritakan tentang pengangkatan kembali sebuah kasus yang telah lama ada yaitu pelecehan seksual terhadap anak oleh seorang pastur tetapi para korban tidak mempunyai cukup bukti dan kekuatan untuk menuntut pihak gereja yang notabennya adalah sebuah institusi yang sakral disana dalam film ini diceritakan bahwa waktu yang diperlukan untuk mengangkat suatu berita tidaklah singkat bahkan waktu yang dibutuhkan bisa sangat lama tergantung bagaimana kinerja tim tersebut.
Dalam film ini diceritakan bagaimana mereka para jurnalis mencari data data dan fakta untuk pengangkatan topik bahasan tersebut dan hal tersebut tidaklah mudah. Mengingat lawan mereka adalah Institusi yang sakral disana. bahkan diceritakan di film tersebut pengangkat kasus sebelumnya yang mencoba membawa kasus tersebut ke meja hijau tengah diawasi oleh pihak gereja yang membuatnya tidak dapat berbicara banyak kepada tim Spotlight. Ini seakan membuat kita melihat bagaimana sebuah institusi yang sakral disana memiliki kekuatan yang kuat dalam negara tersebut.
Dalam pengangkatan kasus ini mereka juga memiliki sejumlah tekanan mulai dari pimpinan The Boston Globe yang meminta mereka untuk mengangkat kembali kasus tersebut tapi satu sisi mereka juga tertekan oleh pihak pihak asing yang mebuat awak media pun juga memiliki tekanan tekanan dalam kegiatan jurnalistik. Dan pada film ini juga kita dapat melihat bagaimana kekuatan suatu media yang dapat mempengaruhi khalayak dan dapat menjatuhkan suatu Institusi yang sakral atau mempunya kekuasaan yang kuat dalam suatu negara. jadi dengan media massa kita dapat membuat seseorang atau suatu kelompok menjadi hancur secara cepat atau bahkan populer dengan cepat. ini mebuktikan bagaimana hebatnya pengaruh media massa saat ini bukan? hehe..
Sampai disini dahulu tulisan saya. Bagi yang belum menonton film ini silahkan ditonton. terimakasih.
Tuesday, October 11, 2016
TEORI EFEK MEDIA MASSA (Melvin DeFleur)
Melvin DeFleur mengemukakan bahwa ada beberapa teori yang menyatakan bahwa media massa memiliki efek kepada para audiens atau masyarakat yaitu :
Penggolongan sosial ini berdasarkan :
Usia : anak-anak, dewasa, orangtua
Jenis kelamin : laki-laki, perempuan
Suku bangsa : Sunda, Jawa, Batak, Minang, Aceh, Papua, Bali, dll
Profesi : dokter, pengusaha, pedagang, sopir, tukang becak, dll.
Pendidikan : sarjana, tamatan SLTA, SLTP, SD, buta hurup.
Kegemaran atau Hobby : Olahraga, kesenian, dll.
Status sosial : Kaya, biasa, dan miskin.
Agama : Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, dll.
Dengan adanya penggolongan sosial ini muncullah media massa yang sifatnya special atau khusus yang diperuntukan bagi kalangan tertentu, dengan mengambil segmentasi/pangsa pasar tertentu misalnya :
Begitu juga di media elektronik disajikan acara-acara tertentu yang memang diperuntukan bagi kalangan tertentu dengan memprogramkannya sesuai dengan waktu dan segmen khalayaknya.
Contoh nyata yang bisa kita temui di kehidupan masyarakat adalah: masyarakat desa yang mengikuti apa yang dilakukan oleh sesepuh mereka, baik dari segi politik, cara bersosial, tanggapan terhadap rumor yang ramai dimedia massa, dan lain sebagainya. Lebih spesifiknya, kaum santri di Madiun yang mengikuti apa-apa yang diperintahkan oleh opinion leader mereka.
The Cultural Norms Theory
- Individual Differences Theory
Contoh :
- Seorang penggemar olahraga dia akan lebih senang membaca atau menonton berita yang berkaitan dengan berita yang berbau olahraga dan mereka tidak terlalu tertarik dengan berita tentang fashion. Sedangkan untuk penggemar fashion pasti lebih memilih berita fashion ketimbang olahraga.
- The Social Categories Theory
Individu yang masuk dalam kategori sosial tertentu atau sama akan cenderung memiliki prilaku atau sikap yang kurang lebih sama terhadaprangsangan-rangsangan tertentu. Pesan-pesan yang disampaikan media massa cenderung ditanggapi sama oleh individu yang termasuk dalam kelompok sosial tertentu.
Usia : anak-anak, dewasa, orangtua
Jenis kelamin : laki-laki, perempuan
Suku bangsa : Sunda, Jawa, Batak, Minang, Aceh, Papua, Bali, dll
Profesi : dokter, pengusaha, pedagang, sopir, tukang becak, dll.
Pendidikan : sarjana, tamatan SLTA, SLTP, SD, buta hurup.
Kegemaran atau Hobby : Olahraga, kesenian, dll.
Status sosial : Kaya, biasa, dan miskin.
Agama : Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, dll.
Dengan adanya penggolongan sosial ini muncullah media massa yang sifatnya special atau khusus yang diperuntukan bagi kalangan tertentu, dengan mengambil segmentasi/pangsa pasar tertentu misalnya :
- Majalah Femina, Kartini, Wanita , dll yang diperuntukan wanita kalangan tertentu.
- Majalah Bobo misalnya diperuntukan untuk anak-anak
- Majalah Bola, Soccer, Go, F1, dll diperuntukan mereka yang senang olahraga.
- Majalah Adil, Amanat, Bangkit misalnya diperuntukan mereka yang senang politik.
- Monitor, Cek and Ricek, misalnya diperuntukan mereka yang senang dengan berita seputar gosip para artis.
Begitu juga di media elektronik disajikan acara-acara tertentu yang memang diperuntukan bagi kalangan tertentu dengan memprogramkannya sesuai dengan waktu dan segmen khalayaknya.
- Social Relationship Theory
Pada dasarnya pesan-pesan komunikasi massa lebih banyak diterimaindividu melalui hubungan personal dibanding langsung dari media massa.
Informasi melalui media massa tersebar melalui hubungan-hubungan sosial di dalam masyarakat. Teori ini berhubungan dengan teori Two Step Flow Communication.
Media massa melalui informasi yang disampaikannya dengan cara-cara tertentu dapat menimbulkan kesan yang oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma dan nilai-nilai budayanya.
Media massa mempengaruhi budaya-budaya masyarakatnya dengan cara :
- Pesan-pesan yang disampaikan media massa memperkuat budaya yang
- ada.Ketika suatu budaya telah kehilangan tempat apresiasinya, kemudian
- media massa memberi lahan atau tempat maka budaya yang pada awalnya sudah mulai luntur menjadi hidup kembali.
Contoh :
- Acara pertunjukan Wayang Golek atau Wayang Kulit yangditayangkan Televisi terbukti telah memberi tempat pada budayatersebut untuk diapresiasi oleh masyarakat.
- Musik Keroncong saat ini mulai menarik minat masyarakat karena dipopulerkan oleh Bondan Prakoso
Demikian yang dapat saya sampaikan. terimakasih.
Monday, September 19, 2016
Uraian bertita LIPUTAN 6 PETANG
LIPUTAN 6 perbandingan isi berita berdasarkan daerah.
Hai semuanya, kali ini saya akan mengulas sedikit tentang pemeritaan disebuah acara yaitu LIPUTAN 6 PETANG. Program acara yang membahas tentang berita berita yang terjadi di indonesia dan di manca negara. Program acara ini disiarkan oleh salah satu stasiun televisi terkemuka Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cakupan informasi atau berita yang disiarkan berdasarkan dengan wilayah yang diliput oleh wartawan LIPUTAN 6. Sebagai tambahan program acara ini saya saksikan pada tanggal 19 september 2016 pada pukul 16.30 hingga 17.00 waktu setempat agar mendapatkan informasi yang terupdate. Berikut rincian tentang isi berita dalam LIPUTAN 6 PETANG.
sekian dulu untuk postingan saya kali ini, bila ada pendapat lain dapat disampaikan di komentar yaa. terimakasih. :)
Hai semuanya, kali ini saya akan mengulas sedikit tentang pemeritaan disebuah acara yaitu LIPUTAN 6 PETANG. Program acara yang membahas tentang berita berita yang terjadi di indonesia dan di manca negara. Program acara ini disiarkan oleh salah satu stasiun televisi terkemuka Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cakupan informasi atau berita yang disiarkan berdasarkan dengan wilayah yang diliput oleh wartawan LIPUTAN 6. Sebagai tambahan program acara ini saya saksikan pada tanggal 19 september 2016 pada pukul 16.30 hingga 17.00 waktu setempat agar mendapatkan informasi yang terupdate. Berikut rincian tentang isi berita dalam LIPUTAN 6 PETANG.
- Ketua DPD akan diberhentikan. Ketua DPD Irman Gusman ditetapkan tersangka oleh KPK dalam dugaan suap kasus impor gula. Berita ini diliput dikawasan DKI jakarta
- Jaksa Farizal diberhentikan lantaran kasus suap. Berita ini diliput di padang, sumatera barat
- Reza Artamevia positif narkoba jenis sabu. Berita ini diliput di Lombok, NTB
- KPAI temui bnn usut narkoba. Berita ini diliput di DKI Jakarta
- Nadine Chandrawinata dikasus kepemilikan senjata api ilegal Gatot. Berita ini diliput di DKI Jakarta
- Risma didukung ke jakarta. Berita ini diliput di Surabaya, Jawa Timur
- Makanan bayi ilegal Bebiluck. Berita ini diliput di DKI Jakarta
- Penculikan remaja putri di Cimahi. Berita ini diliput di Cimahi, Jawa Barat
- Peringatan hari perobekan bendera belanda di Surabaya, Jawa timur
- Atraksi untuk pembukaan final PON. Berita ini diliput di DKI Jakarta
- Perkembangan sidang jessica di DKI Jakarta
- Persidangan Jessica di DKI Jakarta
- Museum Asmaul Husnah. Berita ini diliput di Madinah, Saudi Arabia
- Tradisi menyambut haji di Sumenep Jawa Timur
sekian dulu untuk postingan saya kali ini, bila ada pendapat lain dapat disampaikan di komentar yaa. terimakasih. :)
Monday, September 12, 2016
Komunikasi Massa : Interaksi dengan teman dalam media sosial
Belakangan ini media sosial merupakan sarana bagi kita untuk berkomunikasi. Media sosial pun saat ini sudah sangat dekat dengan manusia sehingga kita sangat intens dalam menggunakan Media Sosial. Banyak jenis cara yang dilakukan pengguna Media Sosial dalam berinteraksi dengan temannya di Sosial Media. dalam hal ini saya menggunakan Path.
Sebagai contoh pertama ketika saya memposting saat saya sedang menonton sebuah film dengan seorang teman dan kebetulan teman saya ini perempuan banyak yang memberi emot love dan hanya sedikit yang memberi emot frowned. Dan bahkan ada teman saya yang berkomentar, mereka langsung bertanya apakah itu pacar saya atau bahkan ada yang bertanya "melepas masa lajang?" padahal saya hanya memposting apa yang sedang saya lakukan. tidak ada caption atau pun foto. Reaksi yang berbeda saat saya memposting hal lain.
Pada postingan lainnya saya memposting sebuah foto bersama teman teman saya dan saya menambahkan caption hingga menambahkan emot hati disana. Saya juga bahkan men-tag teman teman saya dan menambahkan lokasi. Tetapi disana tidak ada komentar apapun padahal ada perempuan juga disana. meskipun banyak emot love yang diberikan oleh orang orang lain. Hal ini merupakan interaksi yang dilakukan manusia dengan menggunakan Media Sosial.
Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semua :)
Subscribe to:
Posts (Atom)


